Tuesday, June 11, 2024

Umroh 2023

Kebetulan untuk Ibadah Umroh kali ini, Aku dikasih kesempatan berangkat bersama 5 orang. Mereka adalah Mamahku, Nanda, Tante Hayya, Om Ibnu, dan Om Wahyu. Hal itu setidaknya menjadikan ibadah kali ini rame, karena bareng secuil keluarga besar juga hihi.

Keberangkatan pesawat ku ke Mekkah di jam 4 sore, sehingga kita sudah harus berangkat abis sholat Dzuhur ke Airport. Biasanya aku berangkat dengan taxi online, namun saat itu ada seseorang dari masa laluku yang secara sukarela mengantar kami. Setibanya disana, kami sibuk menghubungi keluarga kami yang berangkat secara bersama-sama dari Jakarta Timur. Gak lama, akhirnya kita sudah berkumpul. Ngobrol, makan, pengambilan paspor. 

Monday, April 3, 2023

Bangkok in 3 Days

Saat itu, sudah jatuh pada akhir-akhir bulan di 2022. Seingatku, bulan November. Pada bulan itulah, yang membuat aku dan Nanda berinisiatif mengajak liburan ke Kota Bangkok, Thailand. Kami berbicara pada mamah, kemudian berakhirlah pada Ayahku yang membelikan kami tiket ke Bangkok. Tanggal yang kami ajukan sekitar tanggal 25 Desember. Namun sayangnya, pada tanggal-tanggal segitu semua kursi penerbangan penuh. Padahal biasanya kami selalu pergi liburan pada tanggal-tanggal tersebut.

Karena hal tersebut akhirnya kami  me-reschedule jadwal keberangkatan kami menjadi tanggal 20 Januari 2023. Ya, aku ingat sekali itu jatuh pada hari Jumat. Saat itu aku merasa excited sekali namun merasa kesal juga karena aku rasa itu masih sangat lama sekali. Aku harus melewati 2 bulan lebih untuk sampai pada hari dimana aku liburan. Terkesan norak, ya? haha i dont mind because it is what it is.

Hari demi hari aku lalui dengan bekerja, main, silaturahmi keluarga sampai akhirnya aku sampai pada tanggal 20 Januari. YUHUUUUUUU aku senang sekali!! Senang, ragu, dan takut, semua perasaan berkecamuh secara bersamaan. Ragu dan takut karena aku akan mengunjungi negara orang. Aku takut aku tidak bisa untuk berkomunikasi, atau bahkan terburuknya kami tidak berhasil sampai ke hotel. Tapi seperti biasa, aku dan Nanda bukan orang yang terima apa yang ada didepan. Untuk itu, seminggu sebelum kami pergi, kami melakukan research kecil-kecilan bagaimana transport, bahasa, dan aplikasi yang akan berguna bagi kami nanti.

[20 Januari 2023]

Sekitar pukul 7 kami semua telah bangun dan mempersiapkan semua yang telah kami persiapkan semalam sebelumnya. Takut-takut jikalau ada barang penting yang lupa. Topi, kacamata, charger, semuanya sudah masuk. We were ready to go!!

Sesampainya di Soekarno-Hatta Airport, aku langsung ke booth penyewaan portable wifi dan membeli cemilan kecil-kecilan sembari menunggu keberangkatan. Tidak lama kemudian, kami langsung check in dan menunggu di ruang tunggu dengan sesekali mengabadikan potret kami lewat handphone masing-masing. Namun diruang tunggu tersebut aku  melihat seseorang yang sepertinya aku kenali. Dan ternyata dia adalah Lucinta Luna. 


Tuesday, October 18, 2022

February in Baliiiiiiii

Hari itu seperti biasa sebuah notif Whatsapp muncul pada layar handphoneku. Terlihat pesan dari Ayahku yang mengirimkan sebuah file dokumen. Tanpa menunggu lama, ku buka pesan tersebut beserta file dokumennya. Ternyata tiket pesawat menuju ke Bali. Tidak kaget karena memang hal itu adalah permintaan ku bulan lalu, pergi ke Bali.

Terakhir kali aku pergi ke Bali saat aku masih kecil. Mungkin diperkirakan saat aku berumur 3 tahun. Benar-benar sudah lama sekali, bukan? Jadi jelas saja jika aku menginginkan kembali untuk pergi ke Bali dan melihat apa saja perubahan yang terjadi di Bali.

Tidak terasa, tibalah hari dimana aku harus pergi ke Bali. Aku pergi besama Mamah dan Nanda, seperti biasanya. Dijadwalkan pesawat keberangakatan pada pukul 8 pagi dan kita bertiga telah bersiap-siap untuk mandi dan menyelesaikan segala keperluan yang dibutuhkan selama di Bali. Karena kebiasaanku yang sering prepare H-1 keberangkatan, sehingga menyebabkan kekacauan saat persiapan di hari H. Masih banyak barang yang belum aku persiapan sehingga sedikit menunda keberangkatanku menuju Airport. 

Selang satu jam persiapan, akhirnya kami berhasil menuju Airport dengan keadaan takut karena takut tertinggal flight. Belum sesampainya kami di Airport, Ayahku tidak henti-hentinya menelepon kami untuk tahu posisi kami lagi dimana. Saat aku angkat telfonnya, hanya terdengar ocehan-ocehan kecil dari Ayah karena kami yang belum sampai Airport haha. 

Saat check in, petugas ticketnya menayakan kami ingin keberangkatan yang jam berapa. Tanpa basa-basi, kami bilang yang tercepat dari sekarang. Huft, aman pikirku, kami tidak telat. Karena aku merasa jadwal keberangkatanku masih lama, aku dan Nanda memutuskan untuk berjalan-jalan di sekitar Airport dan membeli beberapa cemilan disana. Tidak lama dari itu, kami check in dan menunggu di ruang tunggu boarding. Dengan keadaan terheran-heran karena tidak ada satupun penumpang lain selain kami bertiga. Dengan santai aku dan Nanda memilih kursi yang menurut kami paling nyaman sambil menyantap makanan kecil kami sembari memandangi pemandangan pesawat yang berjejer didepan. 

Sayup-sayur terdengar announcement di telingaku. Tidak terlalu terdengar karena dikupingku sedang terpasang earphone dengan lagu kesukaanku. Nanda menepuk bahuku sembari berkata, 

"Itu annoucement final call dari flight kita!", katanya.

Kaget, aku langsung berdiri dan menyiapkan barang-barangku, bergegas masuk pesawat. Dan benar saja itu adalah benar flight menuju Bali.

Monday, October 18, 2021

Kuala Lumpur, Desember 2019

Hari itu bulan November 2019, gua merencanakan pergi liburan ke Kuala Lumpur. Tiket pesawat, hotel, semuanya udah gua siapin terutama mempelajari akses-akses yang bisa digunakan selama gua berada disana nanti. Yaa i am not a type of person who makes a plan when i go to holiday but when you go abroad, it is an exception. hehe. Tanggal 25 Desember 2019 adalah hari yang gua pilih untuk keberangkatan. Memilih bulan Desember karena gua emang sengaja ingin menghabiskan akhir tahun di negara lain. Just wondering suasana akhir tahun di negara lain itu seperti apa dan kebetulan juga orang rumah lagi pada libur. Waktu itu ga banyak si yang gua kasih tau tentang rencana gue berlibur ini. Ada beberapa tapi kayaknya ga sampai 5 orang sih. Namun, salah satunya adalah Nasa.

Nasa itu temen sosial media gua. Tepatnya dia kating kembaran gua di kampus si. We never met but we have so many same interest. Dia lebih seperti seorang kakak karena dia lebih tua mungkin makanya dia lebih sering kasih arahan dan nasihat kepada gua. Setelah gua kasih tau gue mau berangkat liburan tanggal 25 Desember itu dia satu-satunya orang yang komentar agak ga enak. 


"Kenapa tanggal 25 Desember?", Katanya.


Gua tanya mengapa tapi dia tidak menjawab. Padahal meunurutku tanggal itu bagus buat dijadikan hari keberangkatan karena itu adalah hari libur dan karena gua beragama muslim, ya tentu saja gua tidak ikut merayakan hari natal hihi.